Palembang, 19 Mei 2026 – STIK Siti Khadijah Palembang menjadi tuan rumah kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) AIPViKI Regional II yang diselenggarakan pada Senin, 19 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta yang tergabung dalam wilayah Regional II Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPViKI).
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi dosen dalam menyusun RPS yang selaras dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), sehingga proses pembelajaran dapat berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan serta kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua STIK Siti Khadijah Palembang, Ns. Asih Fatriansari, S.Kep., M.Kep., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pengembangan kualitas pembelajaran melalui penyusunan RPS yang terstruktur dan berorientasi pada hasil belajar mahasiswa. Menurutnya, implementasi OBE menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada bidang vokasi keperawatan.
Turut memberikan sambutan, Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia Regional II, Ns. Lukman, S.Kep., M.Kep., M.M., yang menekankan pentingnya sinergi antar institusi pendidikan vokasi keperawatan dalam menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas kurikulum serta pembelajaran berbasis capaian.
Pada sesi utama workshop, peserta mendapatkan materi dari narasumber Ns. Maryana, S.Si.t., S.Psi., S.Kep., M.kep. Dalam paparannya, beliau menjelaskan konsep dasar Outcome-Based Education, keterkaitan antara capaian pembelajaran lulusan dengan mata kuliah, serta teknik penyusunan RPS yang sesuai dengan standar pendidikan tinggi dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik penyusunan RPS berbasis OBE. Para peserta diberikan kesempatan untuk mereview dan menyempurnakan dokumen RPS yang telah digunakan di institusi masing-masing agar lebih selaras dengan prinsip-prinsip OBE.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh institusi yang tergabung dalam AIPViKI Regional II dapat mengimplementasikan kurikulum dan proses pembelajaran yang lebih efektif, terukur, serta berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan. Workshop ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik antar institusi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan vokasi keperawatan di Indonesia.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan kurikulum dan penyusunan RPS yang adaptif terhadap kebutuhan dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan.
